Bab 1172 Dia benar â benar berharap mendapat kesempatan untuk melakukan ekspedisi bersama David . _ Jika itu pernah terjadi , pasti akan menjadi pengalaman yang mendebarkan dan tak terlupakan .
Namun , identitasnya membuat keinginannya tidak akan pernah terwujud . _ _ _ Segalanya menjadi sedikit lebih baik ketika dia pertama kali kembali ke Planet Royal .
Setiap hari , anak laki â laki yang lebih tua mampir untuk mengobrol dan menghabiskan waktu bersamanya .
Namun , mereka semakin sibuk beberapa hari terakhir , dan tidak punya waktu untuk menemaninya lagi . _ _ _ _ _ Semua orang di Istana Kerajaan tampak gugup . _ _ _ _ _ _ _ Putri Astrid tidak pernah melihat ayahnya kecuali pada hari dia kembali ke rumah . _ Dia tahu bahwa semua orang sibuk dengan Sangruil Sinners .
Sangruil Sinners tampil agresif kali ini , dan tidak diragukan lagi akan terjadi perang besar â besaran antara mereka dan Kekaisaran . _ _ _ _ _ Ayah , saudara laki â laki , dan pamannya semua sibuk mencari cara untuk menghadapi para Pendosa Sangruil . _ _ Sejujurnya , Putri Astrid berterima kasih atas penampilan Sangruil Sinners . _ _ _ _ Jika mereka tidak muncul , dia tidak akan pernah bertemu dengan David . Jika itu masalahnya , dia masih akan melakukan perjalanan dengan damai melalui planet yang berbeda sebelum dia _kembali ke Planet Royal dan melanjutkan hidup seperti biasanya . _ _ _ Sekarang , setelah David masuk ke dalam hidupnya , rasanya seolah â olah seseorang telah melempar batu dan menciptakan riak dalam kehidupannya yang sebelumnya tenang . _ _ _ Dia awalnya tidak memiliki apa pun untuk diharapkan dalam hidupnya , tetapi sekarang dia melakukannya . _ Dia berharap David akan memenuhi janjinya secepat mungkin dan mengunjunginya di Planet Royal . _ _ _ _ _ Namun , rasa terima kasihnya ada batasnya .
Putri Astrid tidak ingin Sangruil Sinners yang jahat menang , juga tidak ingin ayah , saudara laki â laki , dan pamannya terluka . _ _ _ Dia berharap ayahnya akan mengusir mereka secepat mungkin , dan orang â orang di sana _ _ _ _ _ _Wilayah Kerajaan bisa hidup damai sekali lagi . _ Setelah menatap ke luar jendela beberapa lama , Putri Astrid bangkit dan berjalan ke ruangan lain . _ _ _ _ Dia duduk di depan sebuah dulcimer , meletakkan tangannya di atasnya , dan mulai memetik senarnya dengan jari â jarinya yang cekatan . _ Catatan merdu terdengar . _ Sayangnya , tidak ada orang lain selain beberapa pelayan di dekatnya . _ Yang berarti hanya sedikit orang yang bisa mendengar melodi indah yang dia ciptakan . _ _ Lagi pula , Putri Astrid adalah Peri Harpa . _ Dia tidak diberi gelar hanya karena dia seorang putri . _ _ _ _ Itu karena melodi yang dia buat dengan dulcimer benar â benar mempesona dan memikat Putri Astrid tidak bangun setelah dia selesai memainkan lagu itu . _ _ Sebaliknya , dia mengingatnya _bagian yang telah dia lakukan untuk David .
Selain ayah dan saudara laki â lakinya , David adalah orang pertama yang menyaksikan penampilannya secara pribadi . _ _ _ Ya , itu mungkin dihitung sebagai yang pertama !
Sayangnya , ada begitu banyak pengalaman pertama lainnya sehingga dia tidak memiliki cukup waktu untuk mendedikasikan semuanya untuk David . _ Dia bertanya â tanya kapan dia punya waktu untuk mengunjungi Royal Planet lagi .
â Dia berjanji padaku .
â Jadi , dia akan datang , kan ? _ â Dia akan datang .
â Saya tidak akan pernah memaafkannya jika dia tidak datang . _ _ _ â Saya akan meminta Ayah untuk menangkapnya dan menjadikannya menantu laki â lakinya . _ _ _ _ _ â Tapi apakah itu akan membuatnya tidak senang ?
â Siapa yang peduli , dia bisa tidak senang untuk semua yang saya pedulikan !
â Dia toh menolak untuk datang mengunjungi saya . _ â Saya tidak peduli apakah dia bahagia atau tidak ! _ _ _ _ â
Putri Astrid berpikir sendiri . _ Saat suara permainan Putri Astrid berhenti , seorang pelayan muncul di pintu masuk . _ _ _ Setelah melihat Yang Mulia menatap ke angkasa . . . Dia tidak berani mengganggunya dan hanya berdiri di dekatnya menunggu . _ Yang Mulia mulai tidak menatap apa â apasejak dia kembali dari perjalanannya . _ Seringkali , dia menghabiskan seluruh paginya menatap ke luar angkasa . Kadang -
kadang , dia bahkan tertawa terbahak â bahak . Yang Mulia tidak pernah bertindak seperti ini di masa lalu . _ Teman- temannya semua bertanya- tanya apakah Her RoyalYang Mulia telah dikutuk .