Bab 235 Jika Avery memiliki satu ons martabat yang tersisa , dia akan segera mengakhiri panggilan .
Seperti yang diharapkan, Avery tiba-tiba menjadi sadar ketika dia mendengar suara Z oe .
âAku minta maaf karena mengganggu kencanmu . Saya akan menerima hadiahnya , tetapi saya tidak akan memb erikan imbalan apa pun kepada Anda. Tolong jangan beri aku apa-apa lagi . â
Dia kemudian menutup telepon sebelum Elliot bisa menjawab .
Suara panggilan yang diakhiri membuat Elliot merasa jantungnya tertusuk, dan rasa sakit yang tumpul terpancar darinya .
â Saya mendengar Avery mengunci diri di mobilnya tadi malam . _ Apakah dia baik- baik saja sekarang ? â tanya Zoe .
â Dia baik â baik saja . Elliot tidak tertarik dan tidak ingin membahas Avery . _ _ _ â
Anda menyebutkan ada seorang dokter yang ingin Anda rekomendasikan . Siapa itu ? _ â
Zoe mengeluarkan kartu nama dari tasnya dan menyerahkannya kepada Elliot . _ _ â Saya mendengar bahwa ini adalah psikiater terbaik Aryadelle . _ _ Janji temunya dibukukan sampai t ahun depan . _ _ Saya menggunakan koneksi saya dan berhasil memberi Anda slot untuk Rabu pagi b erikutnya . _ _ Anda dapat membawa Shea menemuinya , kalau begitu . _ â
Elliot melirik kartu nama bisnis .
Itu adalah psikiater yang sama yang direkomendasikan oleh dokter keluarga mereka . _ _ Di Starry River Villa , A keluar dari kamar mandinya dan berjalan ke kamar anak- anak .
kamar.
Layla sedang menonton TV sementara Hayden sedang mengerjakan jigsaw puzzle .
Avery telah mengatur waktu tidur mereka pada jam 9 malam, jadi mereka bebas melakukan apa pun yang mereka inginkan sebelumnya itu .
â Mama , â teriak Hayden ketika dia melihat Avery dan menyingkirkan teka â tekinya .
Avery berjalan ke arah putranya, duduk dan bertanya kepada ed dengan lembut , â Apakah kamu marah karena aku mengambil laptopmu?â
Hayden mengangguk.
Hidup tidak lengkap tanpa laptopnya .
Ho kita verâ¦
â Aku masih mencintaimu sama saja ,â kata Hayden sambil menatap ibunya dengan sungguh-sungguh.
Hati Avery luluh seketika . _ Dia menarik putranya ke dalam pelukannya dan mendengus , â Aku akan mengembalikannya padamu setelah beberapa saat .â
â Oke , â kata Hayden sambil matanya melembut . â Tidurlah , Bu . _ _ Aku akan segera memasukkan Layla.â
â Oke . â
Lampu kamar dimatikan pada pukul 9 malam . m . dan anak â anak berbaring di tempat tidur .
Tatapan Layla tertuju pada langit â langit saat matanya dipenuhi dengan kegelisahan.
â Hayden , aku ingin membuka kotak itu tapi tidak bisa . Bisakah kamu membukanya untukku ? Layla bertanya sambil mengulurkan tangan dan dengan lembut menjabat lengan kakaknya .
â Kami akan membukanya besok . â
âSaya benar â benar ingin melihat apa yang ada di dalam sekarang . Apakah Anda pikir akan ada perhiasan yang begitu indah untuk saya di dalam ? â
â Tidak mungkin , â kata Hayden tegas .
Ellio t Foster adalah seorang pria.
Mengapa dia menyimpan perhiasan di ruang kerjanya ? _ Layla terangkat , tiba â tiba segar kembali .
â Aku tidak akan tidur kalau tidak dibuka sekarang , Hayden , â rengek Layla . _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ â Aku ti dak akan tidur sama sekali malam ini . . . Saya hanya akan membuat diri saya lelah sampai mati . â
Mendengar omong kosong adiknya membuat Hayden menarik napas dalam â dalam . _ Dia duduk , menyalakan lampu samping tempat tidur dan mengaturnya ke kecerahan terendah . _ _ _ _ Layla segera melompat dari tempat tidur dan mengeluarkan kotak itu dari bawah tempat tidur .
Dia menyerahkan kotak itu kepada kakaknya dengan kedua tangan seolah â
olah memberinya harta . _ _ _ _ â Bagaimana jika kamu tidak bisa membukanya juga , Hayden ? _ _ Layla bergumam sambil menatap k Saat dia mengucapkan kata â kata itu, Hayden dengan mudah membuka kotak itu .
Layla tercengang, lalu bertanya dengan antusias , â Ada apa di dalam ? â
Hayden menunjukkan kotak yang terbuka kepada Layla.
Itu bukan perhiasan yang indah.
Cahaya di mata L ayla langsung menghilang.
â Apa itu ? _ Dia bertanya sambil menuangkan isi kotak itu . _ _ _ _ _ Next Chapter