Chapter 26 of 38

24

JALUR LANGIT SANG GUS |end|1,025 words~6 min read

Halaww bestiee!

Yukk di lanjott!!

---

"Allah hanya mengujimu untuk kamu lebih bersabar jadi jangan pernah putus asa"

Garrensya Azkara Al-Ghifari

-----

Pagi ini asya, Garren, baby Eza berjemur ditaman belakang. Garren mengendong baby eza sedangkan asya menyuapi sarapan untuknya. Garren request meminta nasi goreng jadi ia buatkan.

Asya dan garren tertawa bahagia. Tetapi ada yang tidak menyukai itu. "Aku tandain kamu, karena sudah merebut yang seharusnya milikku! Seharusnya aku yang disana bukan kamu! Kamu tidak cocok karena tidak paham agama." Batinnya dengan senyum licik.

Setelah itu mereka bersiap untuk kerumah bunda asya. Asya dan garren sembari packing karena ada beberapa barang garren yang masih tertinggal.

Mereka akan pulang terlalu dahulu untuk menyiapkan baju. Mereka berencana hanya menghabiskan weekend terakhir disana karena senin garren akan beraktivitas seperti biasa.

"Yang jangan lupa boneka panda ya Eza!" Ucap asya mengingatkan. Eza sangat suka boneka panda milik ibunya itu. Setiap malam Eza memelu panda tersebut.

"Siap tuan putri" jawab garren.

---

9.00

Garren dan asya turun membawa tas yang berisi barang-barang. Semuanya berkumpul diruang tamu.

"Mauu pulang sekarang ren?" Tanya Abi

"Iya bi, mau kerumah dulu terus kerumah bunda" jawabnya

"Hah apa? Rumah? Gus garren nggak tinggal disini dong? Masa gua nggak bisa cari kesempatan gitu? Yang bener ajaa gua kesini buat deketin dia eh malah nggak tinggal disini" batinnya.

"Masih semalem loh nginep disini sya" ucap Uma melihat asya.

"Iya ma, maaf ndak bisa lama-lama kan mas garren juga udah sembuh besok juga terakhir weekend jadi mau ke bunda dulu. Weekend minggu depan deh asya nginep disini" ucap asya lalu melirik garren untuk memberikan persetujuan. Garren pun mengangguk mengiyani ucapan asya.

"Yaudahh bener yaa? Uma mau deket-deket sama cucu Uma yang paling ganteng ini" ucap Uma lalu memegang pipi gembul baby Eza.

"Iya Uma" jawabnya

"Lah garren tinggal dimana?" Tanya Ridwan melihat Abi

"Dikomplek melati deket sama kampus garren ngajar" jawabnya

"Lah istri Gus garren?" Tanya miila kepo

Lalu mendapatkan tatapan tajam dari Uma. "Istri saya baru saja lulus, insyaallah akan meneruskan kuliah" jawabnya dengan cepat.

"Semuanya saya pamit terlebih dahulu" ucapnya lalu menyalimi Uma, Abi, Ridwan, dan Lia.

"Assalamu'alaikum"

"Walaikumsalam"

---

Sebelumn lanjutt yukk spil ootd hari ini.

Undanya baby Eza, istrinya baba garren nih.

babanya baby ezaa, suaminya unda asya

Anak unda asya dan baba garren, baby Arkanza Atalanta Al-Ghifari

Ada yangg mauu reqq Dedenya Eza cewe atau cowo nggak? Yuk Komenn yaww🤗.

Lanjutt yuk!

---

Asya dan garren memutuskan ke mall terlebih dahulu untuk membeli keperluan baby eza. Mereka sudah sampai mall dan masuk kesalah satu toko yang menyediakan baju bayi.

Asya memilih-milih dengan diikuti salah satu pegawai. Sedangkan garren menggendong baby Eza berputar-putar mengelilingi toko. Setelah hampir satu jam asya pun selesai membeli baju untuk baby eza.

Spill bbrp baju yang dibeli asya yuk!

Nanti cosplay baba jadi dosen🤣

Oke oke lanjut yaww!!

Setelah itu mereka mampir ke minimarket yang berada di mall. Asya membeli beberapa bahan masakan dan buah untuk dibawa ke rumah bunda asya.

"Mau buah apa mas?" Tanya asya dengan mendorong troli.

"Apel, stroberi yang sama alpukat deh aku pengen dijus" ucapnya lalu diangguki asya.

Setelah itu mereka pun kerumah bunda asyaa.

---

4.15

Garren dan asya baru saja melaksanakan sholat asar. Mereka sudah berada di rumah ibunda asya. Baby Eza bersama dengan bunda asya. Asya dan garren tidak menyia-nyiakan kesempatan seperti ini karena ini kesempatan berdua dengan asya.

Garren melancarkan aksinya yaitu akan bermanja-manja kepada asya Karena tidak ada yang menggangu. garren pun mandi sedangkan asya menyiapkan baju garren dan berbersih kamar.

Asya menyiapkan kaos kebanggaan garren yaitu kaos hitam serta tidak lupa dengan sarung berwarna hitam. Setelah 20menitan garren di kamar mandi pun keluar.

Ia mengambil baju lalu berganti kekamar mandi. Tetapi saat ja mengambil baju asya tidak ada dikamar. "Mungkin lagi liat eza didepan" pikirnya tanpa ambil pusing.

Asya kembali kekamar karena takut bayi besarnya marah ditinggal lama-lama. Saat ia masuk garren pun baru keluar dari kamar mandi.

"Yang" ucapnya dengan membawa handuk kecil.

"Dalem mas enten nopo?" Tanyanya dengan logat Jawa nya.

"Ayo keringin rambut aku" ucapnya menyerahkan handuk kecil tersebut kepada asya. Garren pun duduk dimeja rias asya. Asya segera mengeringkan rambut garren dengan memijatinya.

"Manja" human asya tetapi garren mendengar

"Apa yang?" Ucap garren berpura-pura tidak tahu

"Nggak papa" jawabnya lalu fokus mengeringkan rambut garren

"Habis ini mandi yang?" Tanyanya diangguki asya.

"Lah kenapa nggak bareng aku aja?!" Tanyanya ngegas

"Kalo bareng kamu nggak jadi mandi malah jadi mandi dua kali" ucapnya

"Nggak papa sayangku itu pahala" jawabnya dengan santai.

"Hem" ucapnya setelah itu ia menyisir rambut garren.

"Aku mau mandi kamu ambil aja baby Eza" ucapnya

"Mau ikut yang" ucapnya dengan wajah ingin menangis

"Nggak" jawab asya cepat

"Ih ayang ayo yaya" bujuk nya

"Nggak ya nggak " ucap asya membuat garren menunduk. Asya segera mandi agar garren tidak memaksanya lagi.

Setelah selesai mandi asya melihat garren tidur di ranjang dengan menutupi kepalanya menggunakan bantal. Firasat asya menyatakan bahwa bayi besar asya masih menangis.

Asya mendekati dan mencoba membangunkan garren. "Mas" ucapnya dengan mengelus-elus rambut garren.

Asya berusaha mendudukkan badan garren tetapi tidak kuat malah menjadi ia yang terjatuh diranjang. "Aw!" Ucapnya membuat garren refleks melihat ke asya dengan jejak air mata di pipi.

Asya langsung memeluk garren. " Maafin asya ya mas, kesannya asya mentak mas padahal niat asya nggak gitu. Nggak boleh nangis yaa?" Bujuknya lalu melonggar pelukannya dan menghapus jejak air mata garren.

Garren hanya mengangguk lemas seperti tidak ada tenaga.

"Mau apa mas?" Tanyanya membuat mata garren berbinar.

"I want to hug and kiss you" ucapnya

"Here my husband" jawab asya dengan senyum manis.

"Nanti malem eza nggak boleh bobo sini! Aku mau peluk kamu teruss titik" ucap garren

"Terus eza mau tidur dimana?" Tanya asya lalu dijawab dengan gelengan kepala oleh garren

"Pokonya ndakk boleee!!! Kalo sampe bobo sini aku ndakkk mau bobo" ucapnya seperti anak kecil

"Iyaudah nanti aku coba titipin ke bunda yaaa" jawabnya

Mata garren berbinar. "YEYY! Thank you my beloved wife" ucapnya

"We love you all the same" jawabnya.

-----

Segini duluu yaawww.

Bantu vote, comment, dan follow biar aku semangat hehe dan bolee banget bantu share kee temen" kalian yang suka baca Wattpad.

Oh yaa follow juga akun tiktok: akuusukacoklat8

Dann terimakasih semuanyaa💐

Contents
Contents

Comments(0)

Join the discussion — sign in to leave a comment

Sign In to Comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!