Chapter 34 of 38

32

JALUR LANGIT SANG GUS |end|959 words~5 min read

Typo tandain!!

---

"Apapun masalahnya aku tidak akan meninggalkanmu Asyara Alhumaira"

Garrensya Azkara Al-Ghifari

---

2 tahun kemudian..

5.46

Pagi ini asyaa menyiapkan sarapan untuk Abang Eza. Eza sudah bersekolah di tk. Sudah beberapa hari ini asya merasakan tidak ke enakan badannya. Ia berniat untuk ke dokter siang ini..

"Nda nda" panggil twins f.

"Iya sayang bunda didapur" ucapnya lalu mereka pun kedapur. "Kenapa sayang?" Tanyanya dengan mengelus-elus pipi kedua anaknya.

"Mau minum susu" ucapnya bersama lalu mereka mengedipkan matanya.

"Iyaaudah kalian tunggu dimeja makan bunda buatin ya" ucapnya lalu diangguki oleh mereka.

"Kak athaan nda mau pake dot nda" ucap nya teriak agar didengar asya.

"Iyaa bunda siapin duluu." Jawabnya.

"Nih diminum. Bunda mau ngecek Abang sama baba duluu yaa" ucapnya lalu diangguki kedua bocil kembar itu asya pun mengelus-elus rambut kedua bocil nya. "Pinternyaa" ucapnya lalu memanggil suaminya dan anaknya untuk sarapan.

"Eh nda" ucap Abang

"Eh sayang" ucap garren.

"Udah siap?" Tanyanya asya lalu diangguki anak dan suaminya. "Yaudahh yuk sarapan" ucapnya lagi

Garren menggenggam tangan asya. Dan asya juga menggenggam tangan garren dan Abang. "Owalah kakak sama dede disini to" ucap garren lalu mereka pun tertawa jahil.

"Udah yuk makan. Baba mau pake apa?" Tanyanya terdapat nasi goreng dan 2 lauk yaitu ayam dan telur goreng.

"Ayam" jawabnya

"Abang telur nda" ucapnya

Asya pun mengambilkan dan mereka sarapan. Sedangkan twins mereka masih asik meminum susu.

---

Asya menghubungi aya untuk membantunya menjaga twins.

Ayaacantik

Assalamu'alaikum, aya sibuk ngga? Mba mau minta tolong bisa?

10.09

Walaikumsalam mbak, asya ngga sibuk kok. Mau minta tolong apa?

10.10

Ini mbak mau ke dokter, soalnya badannya ngga enak. Tolong jagain twins yaa. Bisa?

10.10

Owalah iya mba asya kesitu aja yaa

10.11

Nggak mau mbak jemput aja?

10.11

Nggak usah mbak aya kesitu aja

10.11

Okee, makasih yaa. Jangan bilang siapa-siapa kalo mbak mau kedokter.

10.12

Siap mbak

10.12

Asya menutup ponselnya. Ia mendekati kedua anaknya yang sedang menonton cocomelon.

Tak lama pun Aya datang. "Antee" ucap kedua bayi lalu lari ke arah Aya.

"Heii, jangan lari-lari sayang nanti jatuh" ucapnya baru saja dan farzana jatuh.

Brak

"Dek nda papa?" Tanyanya athaan lalu diangguki oleh zana. Athaan pun membantu zana berdiri.

"Hebatnya keponakan ante inii!!" Ucap Aya mengoel-noel pipi kembar.

Athaan dan zana pun memeluk Aya. "Kangen antee yaa" tanyanya alalu diangguki kedua bocah tersebut.

"Gril, boy sama ante dulu yaa, bunda ada urusan bentar di luar" ucap asya. Kedua bocah tersebut menangguk. "Jangan nakal yaa, jangan buat ante repot" ucap asya lagii.

"Tiapp nda" jawab nya bersamaan.

"Nyopir sendiri ngga papa mbak?" Tanyanya

"Nggak papa ayaa. Yaudah aku berangkat duluu yaw titip kembar assalamu'alaikum"

"Walaikumsalam"

---

Asya sudah mendaftar di rumah sakit Vitro untuk bertemu dengan dokter Leni. Asya pun dicek oleh dokter lenii.

"Selamat bu, ibu hamil kembali usiannya sudah masuk 3 Minggu. Dijaga baik-baik ya bu kandungannya. Ini resep vitaminnya" ucap dokter Leni

Asya tersenyum dibalik cadarnya. "Alhamdulillah yaallah terimakasih sudah menitipkan janin di rahim hamba kembali. Terimakasih atas kepercayaan mu" batinnya

"Terimakasih dokter saya akan jaga janin saya dengan baik-baik." Jawabnya

"Iya Bu, ini resepnya." Ucap dokter kembali

"Terimakasih dokter saya duluan assalamu'alaikum " pamit asya

"Walaikumsalam "

---

Malam ini asya dan garren dinner berdua untuk merayakan anniversary yang ke 5 tahun. Anak-anak nya dititipkan oleh Aya.

Aku kasih contohnya nih

Contoh gaun yang asya dan garren pakai

Maapin mauu kasih contoh temapat dinner nya ngga bisaa🙏🏻😭

Udah deh yu lanjut aja.

Mereka dinner di salah satu cafe yang cukup terkenal di Jakarta. Garren memilih di ruangan yang pojok agar bisa melihat pemandangan kota Jakarta yang indah.

Garren pun sudah menyiapkan bunga, kue, boneka, kalung dan cincin untuk asya. Asya pun sudah menyiapkan hasil kehamilannya dari dokter tadi. Garren mengendarai mobil Lamborghini Veneno yang ia siapkan untuk asyaa.

asya dan garren sudah sampai ke cafe yang garren pesan.

"Masyaallah ini beneran mas?" Tanyanya melihat semua yang sudah garren siapkan.

"Iya tuan putri, silahkan duduk" ucapnya lalu mempersilahkan asya duduk.

Mereka menikmati makan malam dengan senyum bahagia. Waktu pun semakin larut. Asya sudah arak mengeluarkan kadonya untuk suaminya yang tercinta.

"Mas aku punya kado buat kamu, walaupun nggak semahal apa yang kamu kasih ke aku" ucapnya

"Apa itu cinta?" Tanyanya lalu mengelus-elus pipi asya dengan sayang.

Asya mengelurkan kado yang ia siapkan

Garren membuka nya dengan perlahan. Garren yang melihat tespek itu garis dua pun melihat asya. "Beneran sayang? Nggak mimpi kan cinta?" Tanyanya

Asya pun tersenyum. "Enggak mas ini beneran" jawabnya. Garren langsung menarik asya kedekapannya.

"Terimakasih zawjatiku, humairaku, sayangku" ucapnya.

"Sama-sama mas" jawabnya.

"Dijaga baik-baik ya sayangg, besok mas bakal cariin baby sister buat anak-anak biar kamu ngga kecapean." Ucapnya lalu mendapat gelengan oleha sya.

"Nggak usah mas, asya masih bisa. Asya mau nemenin mereka pas tumbuh kembangnya. Lagian pekerjaan rumah juga udah ada yang ngurus" ucapnya karena beberapa waktu lalu garren memang menemukan mbok is yang sedang kesusahan, dan akhirnya ibu itu dibantu dengan membantu asya mengurus rumah.

"Kamu ngga boleh ngeyel sama suami" ucap garren dingin.

"Hiks hiks" asya menangis mendengar ucapan garren yang dingin. Mungkin itu karena kandungannya yang membuat asya sensitif.

"Heyy kenapaa sayang?" Tanyanya lalu garren langsung memeluk asya dan menciumi puncak kepala asya.

"M-mas garren mbentak asya hua hiks hiks" ucapnya

"Engga sayang mas nggak bentak kok" elaknya

"Mbentak ihh asya sakit hati pokonya" ucapnya lagi lalu memukul-mukul dada bidang garren.

"Iyaudah biar gak sakit hati dipukul terus aja mas" ucapnya memberikan pendapat.

"Ih malah ngeselin Hua asya kesel mas garren" ucapnya lagi lalu memukul-mukul dada bidang garren lagi. Setelah beberapa lama asya dipeluk garren asya pun tenang dan tertidur di dada garren. Garren langsung menggendong asya ke mobil untuk pulang karena sudah pukul 11 malam.

-----

Maapin up-nya lama🙏🏻 soalnya lagi tes jadi sibuk hehehe.

Janlupaa vote and comment yaw!!! Spam aja gapapa.

Terimakasih semuanya 💐

Contents
Contents

Comments(0)

Join the discussion — sign in to leave a comment

Sign In to Comment

No comments yet. Be the first to share your thoughts!